Matang dan Membusuk

Ada manusia yang dewasa karena dipaksakan menjadi dewasa, ada yang dewasa secara naluriah kemudian disadari oleh manusia itu sendiri (baca:pemilik buah), dan terakhir ada yang menua tapi tidak menjadi dewasa.

Langit Jingga Mamat dan Memet

“Oia satu lagi, Mat. Gua gak suka liat gedung-gedung tinggi. Aneh, jalannya dibikin muter-muter, yang bisa masuk mobil doang, terus yang paling penting, katanya itu yang bikin panas Jakarta, Mat!”

Meneladani Kepasrahan Ibrahim

Maka rasanya tidak akan lengkap jika kita merayakan Hari Raya Iedul Adha tanpa meneladani sosok Ibrahim. Sosok yang kemudian disebut sebagai Bapak para nabi. Sosok yang mengajarkan ketulusan, keikhlasan, dan kepasrahan.

Negeri Latah!

Awalnya ingin ikut kemajuan, mereka malah kehilangan. Lupa jati diri, dan malah sibuk memperkaya diri. Latah karena katanya ingin maju seperti negeri lain, padahal negeri lain yang banyak mencontoh pada negeri ini.

Memahami Nilai dan Skor

Padahal manusia sejatinya membutuhkan nilai, tidak hanya membutuhkan skor. Tanpa skor, akan tetap ada nilai kemanusiaan. Tapi tanpa nilai, tidak akan pernah ada skor kemanusiaan. Itulah kita, manusia.

Menjadi Isu Atau Asu

Lalu pada akhirnya, hanya ada dua jenis manusia di dunia ini, manusia yang percaya isu atau manusia yang dianggap asu. Tinggal kita memilihnya, isu atau asu?