Selamat Datang Wakil Rakyat!

Sekali lagi, tidak ada yang salah dengan terjunnya artis ke dunia politik. Menjadi masalah jika mereka tidak bisa juga menyerap aspirasi publik. Tidak usah publik luas yang mereka serap, cukup buktikan saja dulu dengan menyerap aspirasi konstituen mereka.

Para wakil rakyat untuk periode 2019-2024 sudah dilantik. Dari nama-nama yang ada, seperti biasa mucul beberapa nama selebritis. Sebagian besar pemain lama di kancah politik, paling tidak pernah menjabat anggota dewan periode lalu. Ada yang pernah menjadi Kepala Daerah atau hanya Calon Kepala Daerah.

Beberapa lainnya menjadi ‘artis pendatang baru’ di kancah perpolitikan nasional. Dikatakan seperti itu, setidaknya dia baru tahun ini bertarung di arena politik dan memenangkannya. Meskipun pertarungan selalu dimulai empat atau lima tahun sebelumnya.

Bagi ‘artis pendatang baru’ ini mereka harus bisa menjawab tantangan publik, layak kah mereka menduduk kursi empuk Senayan. Jangan sampai malah terbukti sebelumnya, seperti yang pernah saya tulis, https://catatanmaulafikri.com/blog/selebritis-jadi-politisi-normal-atau-abnormal/, mereka hanya menjadikan politik sebagai batu loncatan.

Sekali lagi, tidak ada yang salah dengan terjunnya artis ke dunia politik. Menjadi masalah jika mereka tidak bisa juga menyerap aspirasi publik. Tidak usah publik luas yang mereka serap, cukup buktikan saja dulu dengan menyerap aspirasi konstituen mereka.

Jangan sampai ketika masa reses hanya seperti yang sudah-sudah, asal bertemu dan memberi amplop atau sembako. Ujung-ujungnya, DPR hanya ribut, dan rakyat yang semakin kusut.

Sekali lagi, tugas para ‘artis pendatang’ baru di senayan lebih berat dari artis lawas yang lebih dulu berkantor di senanyan. Karena mereka harus membuktikan kapabilitas mereka terhadap publik. Namun yang pasti, semua anggota dewan memiliki kewajiban untuk membuktikan kelayakan mereka. Karena nasib rakyat bukan untuk dicoba-coba

Imam Maula Fikri

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan