Eksploitasi Rasa Takut

Anak yang diancam tidak diberikan jajan, siswa yang diancam tidak mendapatkan nilai, hingga pegawai yang diancam pemotongan gaji. Atau umat beragama yang ditakuti tidak mendapat pahala. Hingga akhirnya sistem reward and punishment tidak berlaku dengan seimbang.

Manusia diciptakan dengan banyak emosi oleh Tuhan. Salah satu emosi dasar manusia adalah rasa takut. Semua manusia memilikinya. Bahkan ia disebut sebagai salah satu mekanisme pertahanan manusia. Meskipun manusia tidak menyadari itu.

Karena ia merupakan emosi dasar, maka dia pun tak lepas dari eksploitasi manusia itu sendiri. Rasa takut lebih sering muncul karena ia ditanamkan dengan sengaja dibanding ia muncul sebagai mekanisme pertahanan.

Kita ditakuti bahwa di dalam kegelapan ada makhluk halus yang bisa membahayakan manusia. Sehingga sejak kecil, banyak manusia yang takut dengan kegelapan, denga n waktu malam, padahal pada malam lah Tuhan dan malaikatNya turun ke langit bumi.

Kita ditakuti oleh hukuman atas kesalahan jawaban yang kita utarakan. Sehingga kita takut untuk bertanya. Lebih lanjut lagi, kita tidak berani melakukan hal baru karena takut salah dan akhirnya cenderung repetitif.

Selanjutnya, kita dieksploitasi oleh tayangan-tayangan yang mengerikan dan menakutkan. Kita menikmati rasa takut kita, detik demi detik dan menit ke menit. Hampir tidak ada tayangan horor atau adegan yang mengerikan yang tidak laku di pasaran.

Kita hanya menumbuhkan rasa takut kita untuk kepentingan orang lain, atau minimal untuk memenuhi rasa senang kita. Lebih dari itu, rasa takut sering digunakan untuk menakut-nakuti melalui ancaman-ancaman yang tidak logis.

Anak yang diancam tidak diberikan jajan, siswa yang diancam tidak mendapatkan nilai, hingga pegawai yang diancam pemotongan gaji. Atau umat beragama yang ditakuti tidak mendapat pahala. Hingga akhirnya sistem reward and punishment tidak berlaku dengan seimbang.

Padahal Tuhan menciptakan manusia dan kehidupannya dengan seimbang. Tapi karena manusia hanya peduli pada kesenangan, akhirnya takut pun menjadi bahan eksploitasi kesenangan. Lalu keseimbangan pun ikut hilang.

Imam Maula Fikri

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan