Tentang Ketakutan dan Harapan

Era ini, kita seperti hidup dalam ketiadaan. Dalam ketakutan masa depan sekaligus dihimpit kelamnya masa lampau. Hingga kita lupa untuk berbuat terbaik pada masa ini, hari ini, jam ini, detik ini. Kita dihantui rasa takut kita sendiri.

Para Penyeimbang

Tapi sayang, mereka selalu bergerak dalam diam. Bising ditengah hening, bertindak dalam kesunyian. Sehingga kelompok ketiga tidak pernah benar-benar tahu sang messiah itu ada diantara mereka.

Tentang Fenomena Hijrah

Berhijarah artinya melakukan perjalanan untuk menemui Tuhan, bukan untuk menjadi Tuhan kecil. Berhijrah berarti berperjalanan, bukan menyalahkan. Berjalanlah, hingga kita menemukan makna dan tujuan.

Catatan Perjalanan (14)

Untuk kembali mengingat rasa (syukur) itu, berjalan adalah salah satu caranya. Kita lupa bersyukur karena hanya terus bergumul dengan aktivitas yang itu-itu juga. Tidak mau berjalan mencari aktifitas lain. Paling tidak pikiran kita berjalan mencari rasa itu.

Wasiat Bangkai Pengemis

Saya tulis kalimat ini untuk mereka yang sanggup membacanya dan mampu menahan tangis ketika membacanya. Bukan untuk mereka yang hanya peduli pada nafsu setan berselimutkan ajaranNya.

Pahlawan Tanpa Tanda-Tanda

Tapi bagaimana pun, guru akan tetap menjadi guru. Dihargai atau tidak, dianggap pahlawan atau tidak, setidaknya mereka bisa menghasilkan wakil rakyat dan pejabat yang rajin bohongi rakyat!

Kita Berislam Untuk Siapa?

Islam lebih luas dari apa pun sebagai sebuah ajaran. Hanya persepsi manusia yang sempit dan picik yang akhirnya menjadikan Islam seperti ajaran yang tidak manusiawi atau tidak mengikuti perkembangan zaman. Padahal waktu telah menguji ketahanan ajaran Islam itu sendiri.